Milgram Experiment: Simply Doing Our Jobs

Posted on by on March 7th, 2016 | 0 Comments »

Saya masih membaca buku The Dominant Man: the Pecking Order in Human Society oleh Humphry Knipe dan George Maclay.

The Dominant Man: The Pecking Order in Human Society

The Dominant Man: The Pecking Order in Human Society

Meski tujuan utamanya mengulas tentang dominasi manusia terhadap manusia yang lain, buku ini memperkaya fakta dengan riset perilaku pada binatang, seperti ayam, anjing, kera dan lain-lain. Baru baca seperempat buku saya menemukan hal menarik, tapi kayaknya saya cerita tentang yang manusia saja.

 
Eksperimen pada manusia yang menarik adalah Milgram Experiment. Dirancang oleh Stanley Milgram dari Yale University tahun 1960-an, eksperimen ini melibatkan seorang Eksperimenter (E), beberapa guru/Teacher (T), dan seorang Learner (L).
 
Eksperimenter memerintahkan Teacher untuk memberikan pertanyaan pada Learner, dan Teacher harus menyetrum Learner setiap kali ada jawaban yang salah.
 
Eksperimen ini punya skenario di belakangnya. Eksperimenter dan learner adalah tim, bekerja sama tanpa sepengetahuan Teacher. Subyek riset sesungguhnya adalah Teacher, dengan tujuan melihat seberapa patuh Teacher melakukan hukuman setrum tadi. Setruman ada bertahap beberapa level, hasilnya 65 % Teacher (26 dari 40 orang) patuh menyetrum sampai 450 volt.
 
Yang jadi pertanyaan, apa sih yang membuat kita patuh bahkan sampai harus patuh menyakiti orang lain?
 
Milgram menyatakan:
“Ordinary people, simply doing their jobs, and without any particular hostility on their part, can become agents in a terrible destructive process. Moreover, even when the destructive effects of their work become patently clear, and they are asked to carry out actions incompatible with fundamental standards of morality, relatively few people have the resources needed to resist authority.”
Bahasa mudahnya, orang pada umumnya hanya melaksanakan pekerjaan mereka saja, menuruti perintah atasan tanpa sadar dampak negatif yang ditimbulkan, termasuk menyakiti manusia. Tapi meski dampaknya mereka ketahui dan mereka diminta patuh melawan moral, hanya sedikit orang yang mampu melawan otoritas atasannya.
Baca lebih lengkap mengenai Milgram Experiment di sini:
« Piet Mitingan#03: Sok Tahu Bikin Malu Bertanya
Piet Mitingan #05 »

No Comments


Categories

Archives

Twitter